Selasa, 23 Januari 2018

One Day Trip Labuan Bajo


Labuan Bajo..

Destinasi wisata di NTT yang sangat hits karena Pulau Komodo dan Pulau Padarnya. Sebenarnya tidak hanya dua pulau itu saja, gugusan pulau lainnya itu cantik banget lho di Labuan Bajo. Tentu sudah lama jadi wishlist trip harus ke sana, apalagi domisili sudah di NTT tepatnya di Kupang (sebelumnya di Kefa). Pokoknya sebelum pindah dari NTT harus ke Labuan Bajo, kan ke Kelimutu sudah :)
Sering banget ditanya teman atau keluarga yang tahu saya kerja di NTT padahal sudah bilang saya di Kupang atau Kefa, 

"Labuan Bajo dekat nggak dari tempat saya?",

Rasanya mau jawab sambil KAYANG terus bilang,

"Naik pesawat lagi dari tempat Aing, Bro!"



Beruntungnya sebulan pindah Kupang dapat tugas dari kantor ke Manggarai Barat, yasudah tanpa pikir panjang langsung perpanjang hari di Labuan Bajo untuk menuju Pulau Padar dan lainnya. Karena tujuan utama memang tugas negara, jadi memang selama empat hari di Labuan Bajo hanya kerja (pencitraan :p). Baru di hari kelima trip ke berbagai pulau.

Suami yang batal menyusul karena masih ada kerjaan di Rote dan teman kantor yang domisili Labuan Bajo sudah terlalu sering ngetrip ke pulau jadinya males :))) Tapi hal ini tak memadamkan bara keinginan ngetrip ke berbagai pulau di Labuan Bajo walau sendirian. Maka mulailah mencari One Day Trip Pulau di Labuan Bajo. 

Akhirnya kembali solo traveler ulalalaaa~

Touring Pulau di Labuan Bajo bisa dinikmati dalam tiga cara:


1.  Live on Board (LOB), merupakan sistem paketan dimana kalian bisa menginap di kapal. Jenis paketan pun beda-beda ada 2D1N (2 hari, 1 malam) atau 4D3N menurut masing-masing selera dan harga bisa digoogling saja untuk paketannya. Kalau dari Bonito Komodo Tour menawarkan 2D1N untuk honeymoon (2 orang) seharga 2 juta. Hanya saja jika ingin LOB ini pastikan saja kalian sanggup berada di atas kapal dalam kurun waktu lama ya.

2.   Sewa Kapal Harian, jika kalian trip bersama teman-teman yang jumlahnya lebih dari dua orang saran saya adalah sewa kapal harian karena bisa sharing cost. Selain itu kelebihan sewa kapal adalah bebas menentukan tujuan dan berapa lama berada salah satu objek wisata. Range harga sewa kapal 800-2 juta bergantung dari penyewa dan harga bahan bakar kapal.

3.   One Day Trip, paketan one day trip seperti yang saya pilih karena saya trip sendirian. Jadi, saya bergabung dengan beberapa orang lain juga yang trip sendiri atau berdua di atas kapal. Kebetulan kemarin satu kapal bersama bule semua :)) Kelebihan dari paketan One Day Trip ini murah jika kalian ngetrip sendirian. Namun, kekurangannya adalah kalian tidak bebas menentukan berapa lama di Pulau tertentu karena harus mengejar pulau berikutnya agar tidak terlalu malam kembali ke pelabuhan.

Pencarian di media sosial menemukan paket One Day Trip dari Bonito Komodo Tour seharga 525ribu/pax dengan tujuan Pulau Padar, Pulau Komodo, Pink Beach dan Manta Point. Harga tersebut sudah dengan makan siang, kopi atau teh panas di atas kapal, snack pisang, alat snorkeling dan fasilitas toilet di atas kapal.

Silahkan kunjungi IG-nya: bonito_komodotour 

Masih pengen balik lagi ke sini sama suami karena pas trekking di Pulau Padar belum sampai paling puncak. Karena sendirian takut puyeng di atas nggak ada yang mikul sampai bawah :)) Ternyata eh ternyata pas trekking di Padar itu saya sudah hamil sekitar 2 mingguan hehe pantes agak puyeng banget. Selain itu juga belum sempet snorkeling di spot-spot snorkeling-nya.




Trekking Pulau Padar, Puncaknya Sebelah Kanan Atas


View Dari Puncak yang Masih Belum Paling Puncak :))

Bukit Warna Cokelat Khas Musim Panas. Cantik ya..
Pemandangan Saat Turun Bukit, Kapal-Kapal Wisata yang Sedang Menunggu


Pantainya Masih Sepi, Bersih, Cantik.. Damai Banget Tidur-Tiduran Sambil Lihat Ombak

Masih Bersih dan yang Datang Tetap Jaga Kebersihan ya..
 

Sampai di Pulau Komodo

Dua Bapak di Depan ini Semangat Sekali Untuk Trekking di Pulau Komodo. Bapak yang Sebelah Kiri Sudah Sepuh, yang Kanan Sudah Pakai Tongkat Untuk Jalan. Mereka Memotivasi Saya Untuk Terus Jalan-Jalan Sampai Kapanpun.

Legenda Putri Komodo

Minggu, 14 Mei 2017

One Day Trip Bandung

Jika punya waktu satu atau dua hari di Bandung mau kemana yang enak ya?

Jadi ceritanya ada pelatihan di Bandung dimana sisa satu hari di awal dan akhir untuk bisa jalan-jalan. Kebetulan yang ikut pelatihan adalah sahabat-sahabat kuliah yang biasa ngetrip, yowis kita bikin rencana explore Bandung. Bikin rencana ini sebenarnya nggak terlalu susah karena notabene saya sudah sering bolak balik Bandung, apalagi di jaman Gmaps dan Googling ya kan. 

Catatannya adalah Bandung itu jalanannya banyak yang satu arah saja dan macet sekali. Jadi, destinasi kita buat satu jalur saja. Pilihan destinasi mau wisata lokasi atau wisata kuliner banyak sekali. Pilihan kita yaitu jalur Bandung Utara, menuju ke arah Maribaya dan Cafe Lawangwangi.

Penginapan

Kami menginap satu malam di Cottonwood Bed and Breakfast House, penginapan dengan konsep rumah shabbychic yang sangat instagramble sekali. Sebelumnya pilihan kami ada pada penginapan Hummingbird dan Stevie G Hotel. Cottonwood kami pilih selain dekorasi dan konsep penginapan yang lucu, juga karena lokasi yang strategis yaitu daerah Pasteur. Harganya juga murah, kami pesan dua kamar dengan range harga 260-290 ribu per kamar. Teman saya pesan di traveloka Malaysia jadi dapat diskon haha tapi publish rate harganya sekitar 350-700 ribu.

Welcome to Cottonwood Bed and Breakfast

Bersama Ibu Pejabat dan MUA Papan Atas :D 

Plang di Depan

Tangga Menuju Lantai 2 (Penginapan)

Type Kamar Chamomile

Type Kamar Oak Tree

Tangga Menuju Resepsionis
Depan Pintu Utama, Imutnyaaa..


Ruang Tunggu Depan Resepsionis. Love :)

Dinding di Lorong Lantai 2

Depan Cafe Lantai 1

Cafe Cottonwood Lantai 1 dan Untuk Breakfast Peginapan Free

Padahal di Cangkir Teh Bukan Kopi :)


Transportasi

Sudah menjamur transportasi online seperti Gojek/ Grab bisa jadi plihan kalau destinasi kamu masih dekat dalam kota saja. Sayangnya kalau kamu di lokasi macet, abang Gojek/ Grab cenderung tidak mau ambil :( Nah, saran saya jika destinasi kamu ke luar kota dan kamu banyak orang maka lebih baik rental mobil saja.

Kebetulan kemarin kami ada teman yang bawa kendaraan, jadi modal kami Gmaps saja :) 

Lodge Maribaya

Jalan menuju Maribaya ini masih jalan yang sempit untuk dua arah dan banyak yang rusak. Maribaya ini cocok untuk wisata family, selain pemandangan yang bagus juga ada beberapa wahana dengan jasa fotografi yang bisa dibeli softcopy-nya via share it. Beberapa spot sangat fotoable sekali, namun pas jalan pulang harus naik nanjak yang lumayan bikin ngos-ngosan :) Untuk biaya masuk 15ribu per orang, tiket setiap wahana 20ribu per orang dan harga foto 10ribu per foto.



8 Years Friendship and Still Counting 



Wahana Zip Bike

Wahana Zip Bike

Wahana Sky Wing Picture From Google

Wahana Sky Tree Foto From Google

Cafe Lawangwangi

Cafe dan rumah makan dengan konsep yang unik dan menarik sangat banyak di Bandung. Salah satunya Cafe Lawangwangi menggabungkan Galery Art di lantai satu dan cafe di lantai dua dengan view pemandangan. Lokasinya searah dengan Maribaya, jadi sekalian jalan pulang kami mampir ke Lawangwangi ini. Jika dari kotanya juga tidak terlalu jauh kok lokasinya. Pilihan makanan di sini kebanyakan makanan western.


Hati-Hati Kelewat Karena Plang Tulisan Cafe Kecil

Tampak Depan Gedung Cafe

Gallery Art di Lantai 1





Cafe di Lantai 2 Bagian Outdor










Bandung Makuta

Hits para artis membuat oleh-oleh khas daerah seperti Bandung Makuta oleh Laudya C. Bella bikin penasaran rasanya seperti apa. Apalagi untuk belinya saja harus antri, denger-denger nomer antri sampai 700an ya ampun. Kami yang tak punya waktu cari akal agar tetap bisa cicipi Bandung Makuta tanpa harus antri :) Ketemulah Jasa Titip beli Bandung Makuta, dengan harga 80ribu per kotak. Mahal sik tapi dibanding harus ngantri ya kan hehe.

Setelah kita cicipi Makuta Cheese kesimpulannya adalah rasanya seperti Cheese Cake Breadtalk yang dibalut pastry, biasa saja. Saya sudah coba juga Makuta Blueberry, menurut saya ini lebih enak dibanding yang Cheese.



Jalan Asia Afrika

Malam terakhir di Bandung kita iseng mau kemana ya, rencana menuju alun-alun yang lewat Asia Afrika kok rame. Akhirnya yaudah muter cari parkiran dan jalan kaki serta jajan makanan di pinggir jalan di sekitar sana. Makanannya macem-macem rasanya mau dibeli semuanya :)

Semacam Pasar Malam :)



Susah Banget Ambil Foto Tanpa Orang Lewat Karena Ramai Banget


Waktu Terbaik Buat Foto Sore Hari. Foto Diambil Tahun 2014





Kamis, 30 Maret 2017

Review Kaysha Wedding Organizer

Perlu tidak sik pakai Wedding Organizer?

Pertanyaan umum buat calon pengantin yang sedang mempersiapkan pernikahan. Memakai jasa wedding organizer untuk pernikahan itu pilihan. Memakainya hanya untuk officer pada acara atau sekalian membantu perencanaan dan persiapan juga pilihan. Umumnya jasa wedding organizer terlibat dari perencanaan hingga officer pada hari acara.

Kalau menurut saya, jika kalian orang tidak suka ribet, tidak punya banyak waktu, kurang referensi vendor pernikahan dan tidak ada keluarga yang bisa diandalkan untuk ribet mengurus segala persiapan, pakai saja Wedding Organizer. Namun, jika kalian lebih puas mengurus sendiri dibantu keluarga dan punya banyak waktu, silahkan juga tanpa Wedding Organizer (WO).

Pasca lamaran saya mulai riset beberapa WO, mulai dari blogwalking dan hestek di Instagram. Kesimpulannya harga WO itu mahal cyiin 😁 Akhirnya saya memutuskan perencanaan saya lakukan sendiri dari mencari info vendor hingga proses deal. Setelah saya deal dengan beberapa vendor, lalu mengurusi setiap detail persiapan kok ya saya mikir pusing juga ya hehe. Apalagi mendekati hari H, gambaran segala hal mengenai pernikahan saya makin jelas. Saya menimbang-nimbang bahwa saya butuh ada yang membantu.

Sebenarnya bisa saja memanfaatkan keluarga sebagai panitia, untuk bisa koordinasi antara venue, vendor paket wedding dan lainnya. Namun, saya merasa kasihan juga keluarga nanti tidak menikmati acara. Mulai mencarilah WO yang bisa jadi officer pada hari H, yang pastinya juga dengan harga yang murah yak :)

Ketemulah dengan sebuah blog journal wedding ini yang memakai Kaysha Wedding Organizer. Kaysha ini merupakan WO yang baru dirintis, dari perkumpulan alumni UI. Cek dan ricek pricelist, untuk ukuran WO bisa dikatakan murah. Memang doa yang dijawab sepertinya dan jodoh hehe.

Jadi, untuk jasa officer pada hari H saja per kru harganya 350 ribu. Seperti yang pernah saya cerita di postingan sebelumnya tentang ketidakjelasan acara dari pihak Purnama (paketan wedding), maka saya nego dengan pihak Kaysha juga membuat run down acara. Pihak Kaysha berbaik hati membuat run down acara tanpa saya mengambil paket dengan run down acara, hanya menambah biaya untuk briefing :) Kaysha mempunyai beberapa paket wedding organizer sesuai kebutuhan kita.

Perjalanan dalam mempersiapkan run down acara saya koordinasi dengan Nana sebagai Project Manager, menurut saya dia baik, detail dan sabar sekali. Pernah saya sedang sibuk sekali sehingga baru membalas chat dua hari setelahnya :) Sayangnya, beberapa hari sebelum hari H ada pergantian project manager, namun hal itu tak mengganggu sama sekali. Koordinasi selanjutnya saya dengan Evinka yang juga baik sekali.

Selain membuatkan run down acara pihak Kaysha pun berbaik hati mencetak buku panduan pernikahan untuk kami briefing. Buku panduan isinya mengenai run down acara dan susunan panitia. Buku panduan ini juga memudahkan saya untuk transfer informasi ke pihak keluarga mengenai run down acara dan penanggungjawan masing-masing bagian.

Dari mulai persiapan membuat run down acara hingga hari H, saya sangat terbantu sekali dengan Kaysha. Apalagi dengan LO Pengantinnya yang baik hati sekali melayani kebutuhan saya ketika hari H. Hal detail semacam saya harus disuapin makan paginya karena proses rias yang tidak memungkinkan makan. Merapihkan posisi gaun saya di pelaminan yang katanya dari bawah terlihat tidak manis. Ah, hal-hal detail yang membuat saya sangat puas, thank you Kaysha.

Kalau saya menyarankan, jika memakai Kaysha Wedding Organizer pilih paket dari perencanaan, sehingga bisa direkomendasi vendor yang tepat. Selain itu, koordinasi mengenai acara pada hari H tidak sulit lagi untuk transfer informasi lagi.


Selamat mempersiapkan pernikahan bride to be..

Salam,
Tristy

Tim Kaysha Wedding Organizer